Bagaimana tidak jatuh cinta ,dia datang padaku membawa harapan.
Dia pula yang membangun pilar-pilar rasa yang begitunyata.
Sampai aku lupa bahwa aku bukan mentarinya ,hanya sebagai bintang yang kemudian hilang di koyak mendung yang begitu kejam.
Bagaikan merpati penghantar surat yang di butuhkan bila memang itu di butuhkan.
Bagaikan lebah yang datang lalu pergi meninggalkan.
Apa semurah itu rasa cinta?
Bila memang ,akan ku obral cinta lalu kunikmati malam dan bercumbu dengan murahnya harga cinta yang hanya akan membawa sebuah air mata.
Yogyakarta 04 04 17
No comments:
Post a Comment